Sunday, November 8, 2015

Jangan Lupa Sebut Nama-ku

Apabila penghuni Surga telah masuk ke dalam Surga.
Dan mereka tak menjumpai sahabat-sahabat mereka yang selalu bersama ketika di dunia.
Lalu mereka bertanya tentang sahabatnya kepada Allah SWT.

"Yaa Rabb ... Kami tidak melihat sahabat-sahabat kami sewaku di dunia. yang solat bersama kami, yang berpuasa bersama kami, dan yang berjuang bersama kami ?"

Maka Allah berfirman : "Pergilah ke neraka, lalu keluarkan sahabat mu yang di hatinya ada iman walaupun hanya sebesar zarrah" (HR. Ibnu Mubarak dalam kitab Az-Zuhd)

Al-Hasan Al-Bashri (ulama dan cendekiawan muslim yang hidup pada masa awal kekhalifahan Umayyah) berkata, "Perbanyaklah sahabat-sahabat Mu'min-mu, karena mereka memiliki syafa'at pada hari kiamat"

Ibnul Jauzi (seorang ahli fikih yang merupakan tokoh penting dalam berdirinya kota Baghdad dan pedakwah mazhab Sunni Hanbali yang terkemuka di masanya) pernah berpesan pula kepada sahabat-sahabatnya dengan air mata "Jika nanti kalian tidak menemukan aku di surga bersama kalian, maka tolonglah bertanya kepada Allah tentang aku. "Wahai Rabb kamu .. hamba-Mu fulan. sewaktu didunia selalu mengingatkan kamu tentang Engkau. maka masukkanlah dia bersama kami di Surga-Mu"

Sahabat, Semoga engkau juga sebut namaku di sana.

Salam,
Rifda Rahman.


Share:

Friday, November 6, 2015

Bicara Soal C I N T A

Cinta itu Anugrah.
Merasakannya adalah fitrah dan menjaganya adalah ibadah.
Karena sesungguhnya jatuh cinta itu adalah mubah.
Dan dengan menyikapi cinta, dapat menjadi pahala yang berlimpah.
Atau malah menjatuhkan kita dalam dosa dan juga musibah.

Karena Cinta itu adalah sebuah anugrah yang luar biasa,
Aku "belajar" memilih untuk memuliakan cinta.
Menjauhkan diri dari cara-cara yang nista dan meletakkannya sesuai aturan sang pencipta.
Belajar mencitai kerena-Nya karena cinta yang sesuangguhnya adalah milik-Nya.

Cintai karena-Nya
Dengan mencintai karena-Nya, maka kita pasti akan terus mencari hak dan kewajiban kita.
Mencoba terus, terus, terus, dan terus untuk menjadi sempurna.
Karena yang dicinta adalah yang maha sempurna.
Share: