Wednesday, December 16, 2015

Nanti Ayah

Ayah
Jika nanti saatnya tiba,
Akan ada seseorang yang menemuimu
Dia akan gantikan posisimu sebagai imamku
Mengambil alih tugasmu untuk menjagaku
Meneruskan perjuanganmu dan membimbingku
Menafkahiku seperti apa yang kau lakukan padaku
Menyanggupi amanah darimu tentang penghidupanku.
Memikul dosa yang selama ini kau pikul terhadapku.

Ayah
Walaupun dia nanti telah menjemputku.
Kau tetap Raja di hatiku.
Kau tetap tauladan bagiku.
Pria kebanggaan nomor satu.
Sumber inspirasi dan selalu akan begitu.

Ayah
Engkau pasti paham, bahwasannya sebagai wanita kelak aku akan menjadi istri.
Dan selama masih dalam koridor haruslah aku lebih memilih suami untuk dipatuhi.
Sehingga ijinkan untuk aku lebih patuh padanya nanti.
Karena melalui ini pula caraku kepadamu untuk berbakti.

Ayah
Doakan anakmu yang sedang bersiap untuk itu.
Walaupun kami tak saling tau.
Melalui tahajud, kami saling meminta.
Melalui istiqomah, kami saling menunggu.
Melalui istikharoh, kami saling memilih.
Dan setelah melalui ijab denganmu kami akan bertemu.

Ayah
Ijinkan aku menebus kesalahan dimasa lalu.
Karena aku telah memanen ladang dosa untukmu.
Dan semoga dengan memilihnya nanti aku dapat menjadi pemberat amalanmu.

Salam,
Rifda Rahman.
Share: