Thursday, February 9, 2017

3 Juta / 7 Hari (1)

“Lakukanlah perjalanan keluar dari kampungmu untuk mencari keutamaan, karena didalamnya terdapat sepuluh faedah. Salah duanya adalah mendapatkan ilmu dan meraih adab. Mendapatkan ilmu, Kebiasaan para ulama salaf terdahulu dari kalangan sahabat, tabi’in dan orang-orang setelah mereka adalah melakukan perjalanan jauh untuk menimba ilmu, bahkan tak sedikit diantara mereka yang menempuh perjalanan berbulan-bulan hanya untuk mencari satu hadits. Kisah-kisah tentang mereka begitu banyak sekali. Meraih adab, Tatkala ia melihat keindahan adab dan akhlak para ulama dan orang-orang sholeh yang tak ada dikampung halamannya, maka ia akan menirunya dan terpengaruh olehnya”

Nah,
Kurang lebih gitu kata caption instagram aku, ada lanjutanya sebenernya. Tapi karena rasanya terlalu panjang kalau jadi caption jadi, mari kami lanjutkan disini. Kalau katanya bang Abu Alya diBlog sebelah 10 faedah yang bisa kami dapet selama safar adalah menghilangkan kesumpekan, mengais rezeki, mendapatkan ilmu, meraih adab, bertemu teman, menyehatkan badan, mengangkat kedudukan, menuai pahala dan terkabulnya doa. Jadi, yuk jalan!

Perjalanan ini diisi  empat personil aku, Dede, Silfi dan Wahyu. Cerita dimulai dari tawaran tiket promo Jakarta-Singapura 700rb yang didapat sama si Wahyu waktu kami lagi makan bareng. Celetuk aja bilang, yok berangkat! Dan akhirnya kami coba diskusi kami mau kemana dan bisanya hari apa. Hari selanjunya kami coba buat tanya ke penjualnya, tapi ternyata tiketnya udah abis. Kami coba cari alternatif lain, alhasil kami dapat tiket pesawat Air Asia Solo-Kuala Lumpur 300rb, Singapura-Jakarta 500rb dan tiket kereta Surabaya-Solo & Jakarta-Surabaya 210rb. Jadi total uang yang kami keluarkan untuk tiket pesawat dan kereta 1.010.000,-. Sebelum kami ambil tiket, kami bikin komitmen nih dari awal kalau budget traveling kami maksimal 3juta untuk semua-muanya untuk setiap orang (mulai dari transport, jajan, biaya tak terduga sampai oleh-oleh).  Alhasil walhasil, kami ambil deh tiketnya, dan keesokan harinya maskapai tetangga, Jet Star buka promo tiket PP SBY-KL 300.000,-
hmmmm okelah, gak usah dipikir! Aku Rapopo L buat pelajaran selanjutnya. Lanjut!!!

Kami mulai merencanakan destinasi mana yang akan kami singgahi selama 24-30 Januari 2017. Refrensi perjalanan kami dapatkan dari buku hingga blog-blog traveling, Alhasil banyak banget pilihan yang harus kami seleksi. Apalagi untuk penginapan, hahaha ada mungkin kita ganti sampai belasan kali. Akhirnya pilihan kami jatuh pada Allexis di Kuala Lumpur 2 malam dan Red Guest House di Malaka 1 malam. Untuk meminimalisir budget, kami memilih untuk melakukan perjalanan di malam hari, lumayan kan nginepnya selama di bus.  Dan ternyata ada sunnahnya juga loo “Hendaklah kalian berpergian pada waktu malam, karena seolah-olah bumi itu dilipat pada waktu malam” (HR. Abu Dawud no.2571, alhakim II/114, I/445, Hasan). Ini rencana perjalanan kami waktu, kalau dihitung 83% destinasi dari yang direncanakan udah kami kunjungi. realisasinya kurang lebih hampir sama dengan rencana walaupun ada yang dimodifikasi dilapangan. Mungkin ini bisa jadi refrensi untuk yang akan pergi esok hari. 




Semoga membantu.
Salam, Rifda Rahman.

Share: